Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat unik dan menarik.
Sebagai bahasa Al-Qur’an, Bahasa Arab memiliki ciri khas tersendiri
yang tidak dimiliki bahasa lain. Salah satu bukti keunikannya yaitu Bahasa Arab
disebut lughatu al- Ḍad (لغة الضاد), bahasa yang
memiliki huruf Ḍad (ض).
Menurut Hajriyanto Y. Thohari dalam tulisannya “Lughat
Al- Ḍad dan Keunikan Bahasa Arab,”
bahasa Arab disebut lughatu al-Ḍad karena hanya bahasa ini yang
memiliki huruf dan bunyi Ḍad
(ض).
Tidak ada bahasa lain di dunia yang memiliki bunyi serupa, bahkan huruf yang
mendekatinya pun tidak ditemukan.
Pandangan ini juga diperkuat oleh Imam Sībawaih dalam kitab
monumentalnya Al-Kitab (الكتاب). Ia menjelaskan bahwa huruf Ḍad (ض) termasuk salah satu bunyi yang sulit
diucapkan oleh penutur non-Arab (al-‘Ajam). Sejak awal kodifikasi
bahasa, huruf ini telah diakui sebagai ciri fonetik khas bangsa Arab.
Kesulitan dalam melafalkan huruf Ḍad (ض) bahkan sudah terjadi
sejak masa awal Islam. Setelah penaklukan Islam, banyak bangsa non-Arab yang
memeluk Islam dan mulai belajar bahasa Arab. Namun, mereka sering kesulitan
membedakan antara huruf Ḍad
(ض)
dan ẓaʾ (ظ), sehingga
pelafalan keduanya kerap tertukar.
Kesulitan inilah yang kemudian mendorong para ahli bahasa,
seperti Ibn Sidih (ابن سيده)
dan Ṣaḥib ibn ‘Abbad (الصاحب بن عباد), untuk menulis karya
khusus berjudul Al-Farq bayna al-Ḍad
wa al-Ẓa (Perbedaan antara Ḍad dan Ẓa). Selain kitab tersebut terdapat
sedikitnya dua belas kitab yang membahas perbedaan antara kedua huruf tersebut
seperti yang telah ditulis oleh Hajriyanto Y. Thohari.
Secara fonetik, huruf Ḍad (ض)memiliki tempat keluarnya suara (makhraj) yang khas. Huruf ini diucapkan dari tepi lidah yang menyentuh sisi bagian dalam gigi geraham atas, bisa di sisi kiri, kanan, atau keduanya. Dari segi sifat huruf, Ḍad (ض) termasuk huruf yang kuat dan berat. Ia memiliki beberapa sifat utama, yaitu:
Jahr, yakni tidak disertai hembusan napas saat diucapkan.
Rakhawah, yaitu suara mengalir lembut ketika huruf
diucapkan.
Isti‘la', yaitu lidah terangkat ke langit-langit mulut.
Iṭbaq,
yakni lidah menempel pada langit-langit mulut saat pengucapan.
Ismat, yaitu huruf yang tidak keluar dari ujung lidah atau
bibir.
Istiṭalah,
yakni suara memanjang dari awal hingga akhir tepi lidah.
Semua karakteristik ini menjadikan Ḍad (ض) sebagai simbol keindahan dan kompleksitas
bahasa Arab. Tak heran jika huruf ini kemudian menjadi lambang kebanggaan bagi
bangsa Arab, sekaligus identitas yang membedakan bahasa mereka dari bahasa mana
pun di dunia.
Reviewed by aprase
on
Oktober 24, 2025
Rating:

Tidak ada komentar: